![]() |
| ilustrasi |
Demi mencari tambahan kebutuhan sehari-hari, mahasiswa itu tak pernah malu menjadi pedagang asongan di sekitar kampus.
Dream - Gapailah cita-cita setinggi langit. Sepertinya istilah itu cocok bila dikaitkan dengan semangat yang dimiliki seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di kota Solo, Jawa Tengah itu.
Menelusuri dinginnya malam tak membuat pemuda sebut saja si Fulan mengakhiri kegiatannya sehari-hari. Dengan membawa ransel lengkap dengan buku-buku, ia tak malu berjalan menelusuri jalan sekitar kampus sambil membawa sebuah termos.
Mahasiswa Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) itu ternyata seorang pedagang asongan. Si fulan menjual kopi, teh dan minuman lainnya.
Hampir setiap malam ia melakukan hal itu demi menyambung kehidupan sehari-hari. Fulan dikenal sebagai pemuda yang sederhana dan pintar. Prestasinya juga luar biasa. Dia merupakan juara kalkulus di kampusnya.
Tak ingin terlena dengan beasiswa yang didapatkan tiap bulannya sebesar Rp 600 ribu, Fulan tetap berjualan agar dapat mengirimkan uang setiap bulannya pada orangtuanya. Meski sedikit.
Kesibukannya berjualan tak membuat Fulan kehabisan akal untuk menyempatkan waktu belajar. Di sela-sela memasak air saat berjualan, Fulan membaca-baca buku agar tetap bisa mengikuti perkuliahan dengan baik.
Penasaran dengan kisah mahasiswa pedagang asongan ini? Yuk simak kisahnya di sini http://bit.ly/1vOLCe8 (Ism)
dream.co.id

Tidak ada komentar: